Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Desember 2012

soal ekonomi Pembangunan



Dwi Juwita Sari
106810420
5B


Soal:
  
1.       Unsur Apakah yang menjadi penyebab utama Permasalahan diNegara sedang berkembang?
a.       Berkembangnya ketidakmerataan pendapatan
b.      Berkurangnya pengangguran
c.       Banyaknya angka kematian
d.      Modal tenaga kerja yang sedikit
e.      Banyaknya masyarakat yang semakin acuh tak acuh
Jawaban: A
2.       Apakah Tujuan utama dibentuknya ekonomi Pembangunan?
a.       Menurunkan Pendapatan Perkapita
b.      Menaikkan produk
c.       Mengurangi struktur kegiatan ekonomi
d.      Mengurngi SDM
e.      Menaikkan Produktivitas dan pendapatan perkapita
Jawaban :E
3.       Menurut para ahli Irma Adelman dan  Cyntia taft moris,faktor yang menyebabkan terjadinya ketidakmerataan distribusi pendapatan adalah:
a.       Pembangunan negara
b.      Meningkatnya pendapatan perkapita
c.       Inflasi
d.      Investasi yang sangat menurun
e.      Pendapatan modal yang menurun
Jawaban :C
4.       Kelemahan dari pembangunan ekonomi ini adalah:
a.       Mendorong seseorang untuk berfikir  mementingkan orang lain
b.      Mendorong seseorang untuk lebih bersifat materialistis
c.       Memotivasi untuk bersifat tolong menolong
d.      Hubungan keluarga semakin erat
e.      Sifat yang selalu ramah tamah
Jawaban :B
5.       Apa sajakah keuntungan yang didapat masyarakat dengan dibentuknya ekonomi pembangunan,Kecuali.....
a.       Kekayaan masyarakat yang semakin bertambah
b.      Kebahagiaan penduduk yang bagus
c.       Memberikan manusia kesempatan yang luas memanfatkan alam sekitar
d.      Memberikan penghargaan bagi orang yang ingin bekerja
e.      Menambah kesempatan untuk mengadakan plihan yang lebih luas
Jawaban : D
6.       Dampak yang disebabkan dari ketidakmerataan distribusi pendapatan negara sedang berkembang adalah.......
a.       Pengangguran yang menurun
b.      Rendahnya mobilitas sosial
c.       Membaiknya nilai tukar negara sedang berkembang
d.      Membaiknya industri kerajinan rakyat
e.      Berkurangnya kemiskinan
Jawaban :B
7.       Apakah faktor penghambat pembangunan ekonomi......
a.       Jumlah kapital yang meningkat
b.      Produktivitas meningkat
c.       Perdagangan luar negri semakin menigkat
d.      Kesempurnaan pasar
e.      Kebudayaan yang tidak ekonomis
Jawaban:E
8.       Penyebab terjadinya suatu negara dapat maju dikarenakan....
a.       Adanya pendapatan
b.      Mendapatkan warisan
c.       Adanya tabungan yang siap untuk melayani kebutuhan investasi
d.      Kesehatan yang kurang baik
e.      Pengangguran yang meningkat
Jawaban:C
9.       Bagaimanakah cara untuk menekan tingkat pertumbuhan penduduk.....
a.       Mengurangi kematian
b.      Meningkatkan kelahiran
c.       Meningkatkan kemiskinan
d.      Mengendalikan kelahiran
e.      Memperbaiki kemiskinan
Jawaban:D
10.   Pengguna devisa bertujuan untuk,Kecuali..
a.       mengimpor jasa dari luar negeri
b.      membiayai kegiatan warga negaranya keluar negeri
c.       membayar cicilan uang
d.      membayar keuntungan atau deviden terhadap penanam modal
e.      menanamkan inflasi
Jawaban :E
11.   menurut Schumpeter faktor terpenting untuk perkembangan ekonomi adalah...
a.       pengusaha
b.      pegawai
c.       pembantu
d.      wiraswasta
e.      petani
Jawaban:D
12.   Dibawah ini yang bukan mengatasi pengangguran diindonesia agar tidak bertambah adalah...
a.       Pemerintah harus menetapkan kebijakan pembangunan ekonomi yang mandiri dengan menggunakan dana pembangunan luar negri
b.      Membuka lapangan pekerjaan
c.       Pemerintah melarang investor indopnesia investasi keluar negri
d.      Pemerintah negri tidak perlu membersihkan berbagai inefislensi ekonomi
e.      Sektor pertanian menjadi sektor primadona pembangunan ekonomi
Jawaban:D
13.   Ciri-ciri negara berkembang menurut Todaro adalah.....
a.       Standar hidup yang rendah
b.      Produktivitas meningkat
c.       Ketergantungan hidup yang rendah
d.      Ketidakketergantungan terhadap pertanian
e.      Informasi yang memadai
Jawaban:A
14.   Yang termasuk sumber perolehan devisa adalah...
a.       Impor barang
b.      Impor jasa
c.       Pariwisata
d.      Pendapatan
e.      Pajak
Jawaban C
15.   Segala kegiatan yang berkaitan dengan transaksi jual beli barang dan jasa antara satu dengan negara lainnya dengan tujuan mendapatkan keuntungan disebut....
a.       Perdagangan
b.      Perdagangan nasional
c.       Perdagangan internasional
d.      Inflasi
e.      Investor
Jawaban:C

Hillary Clinton Datang ke Indonesia


Nama :Dwi Juwita Sari
Kelas  :5b fkip Ekonomi Akuntansi
Npm   :106810420

                              Hillary Clinton ke Indonesia

 Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton datang ke Indonesia pada 3-4 September. Kedatangan Hillary dinilai bertujuan untuk mempertahankan dominasi kekuasan AS dalam penguasaan sumber daya alam Indonesia, khususnya kekayaan tambang.
Kalangan pejabat keamanan dan luar negeri kerap mengingatkan kawasan itu berpotensi menjadi sumber konflik bila tidak ditangani serius. Ada sejumlah negara berkepentingan atas pulau-pulau, dan batas-batas wilayah maritim di lautan itu. Kawasan itu memang kaya akan hasil laut dan sumber energi, serta jalur niaga internasional yang strategis.
Indonesia juga menyusun Tata Perilaku (Code of Conduct) atas Laut China Selatan, yang diharapkan bisa ditaati oleh negara-negara yang berkepentingan agar tidak berkembang menjadi konflik.  

Jakarta pun menjadi markas bagi ASEAN. Maka, setelah bertamu ke Presiden Yudhoyono di Istana Negara, Hillary menyambangi Sekretariat ASEAN, 4 September 2012.Kepada para pemimpin Indonesia dan utusan negara-negara ASEAN, Hillary mengutarakan pesan sama: Asia Tenggara harus kompak dalam menghadapi China soal konflik teritorial di Laut China Selatan. Namun, caranya harus dengan diplomasi tidak mengenal lelah, dan jangan sampai berkembang ke arah paksaan, apalagi kekerasan.

AS sendiri, ujar Hillary, tidak punya kepentingan apapun di wilayah itu selain kebebasan bernavigasi dan mencegah jangan sampai terjadi konflik besar.
"Amerika Serikat tidak mengambil posisi atas persaingan klaim-klaim teritorial. Namun, kami yakin negara-negara di kawasan itu harus bekerjasama secara erat untuk menyelesaikan pertikaian tanpa paksaan, tanpa intimidasi, dan tentunya tanpa penggunaan kekuatan," kata Hillary dalam jumpa pers dengan Menlu Natalegawa di Jakarta, 3 September 2012.

"Itulah sebabnya kami mendorong ASEAN dan China untuk membuat kemajuan berarti dalam menuntaskan Tata Perilaku yang komprehensif dalam rangka menciptakan aturan dan prosedur yang jelas untuk mengatasi perbedaan secara damai," Hillary menambahkan.   
  
Menurut dia, AS yakin ASEAN punya ikatan bahwa sepuluh anggotanya tidak akan bertindak sendiri-sendiri. Hillary pun berharap sudah ada kemajuan yang berarti di kalangan ASEAN, dan pada akhirnya juga dengan China, dalam mengatasi konflik secara damai sebelum Konferensi Tingkat Tinggi Asia Timur di Kamboja November mendatang, yang juga akan dihadiri Presiden Barack Obama dan pemimpin China.

Kalangan pengamat dan media massa mencatat AS berkepentingan atas belum padunya sikap ASEAN menghadapi konflik di Laut China Selatan. Ini terlihat saat para Menlu ASEAN Juli lalu gagal mencapai kata sepakat soal sikap bersama atas Laut China Selatan pada pertemuan tahunan di Phnom Penh, Kamboja, Juli lalu. Ini kali pertama ASEAN gagal mencapai kata sepakat dalam 45 tahun keberadaan mereka. 

Kegagalan itu bermula dari keberatan Kamboja, yang kebetulan tengah menjadi Ketua Tahunan ASEAN. Punya hubungan sangat erat dengan China, Kamboja saat itu tidak mau ada sikap kolektif yang keras atas Beijing dalam konflik Laut China Selatan. Sikap ini disesalkan oleh sesama anggota, terutama oleh Vietnam dan Filipina.  

Saat memberikan pernyataan bersama Hillary, Menlu Natalegawa menyatakan tetap memakai upaya diplomasi mempertahankan perdamaian dan stabilitas di Asia Pasifik, termasuk sengketa di Laut China Selatan,Oleh karena itulah, menurut dia, perlunya semua pihak berkepentingan menghormati Tata Perilaku, yang turut diupayakan Indonesia. "Bila tidak ada Tata Perilaku, tidak ada proses diplomasi, kita bisa yakin akan ada lagi insiden-insiden dan ketegangan di kawasan," kata Natalegawa. Bahkan, bila ASEAN gagal bersikap solid, masalah itu bisa menjadi tidak terkendali. 

Sementara itu, media massa milik pemerintah China meminta AS membuktikan bahwa keberadaan mereka di Asia adalah sebagai juru damai, ketimbang menjadi pembuat onar. Menurut kantor berita Xinhua, situasi keamanan di kawasan cenderung memburuk karena sengketa wilayah di Laut China Selatan - dan juga Laut China Timur - kian meningkat. Selain dengan negara-negara ASEAN di Laut China Selatan, China pun bersengketa dengan Jepang di Laut China Timur. 

Kedatangan Hillary Clinton dalam meningkatkan pembangunan di Indonesia
Selain membicarakan kisruh Laut China Selatan dan isu-isu internasional lain, kedua menteri luar negeri juga membahas perkembangan kerjasama bilateral. Baik Natalegawa dan Hillary sepakat bahwa Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia menjadi pijakan bagi kedua negara dalam mengembangkan kerjasama--meliputi ekonomi dan pembangunan, sosial, budaya, pendidikan, saintifik, teknologi, politik dan keamanan. 

Kedua menteri sepakat bahwa hubungan kedua negara kini makin kuat dan mendalam. "Kemitraan Komprehensif AS - Indonesia adalah landasan bagi keterlibatan kembali Amerika di Asia Pasifik," kata Hillary.

Menurut dia, salah satu fokus program Amerika di negeri ini adalah mempromosikan pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan dan pembangunan. Apalagi, Indonesia telah mengumumkan rencana perbaikan infrastruktur dengan menganggarkan biaya lebih dari US$500 miliar. 

"Kami ingin berbuat lebih banyak lagi meningkatkan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi bagi kedua negara, dan rakyat masing-masing. Kami menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang terus begitu kuat, tidak saja penting bagi Indonesia, namun juga di tingkat regional dan global," kata Hillary.  

AS juga berkepentingan dalam kerjasama pendidikan dengan Indonesia. Maka, menurut Hillary, Badan Bantuan Pembangunan AS (USAID) siap mengucurkan US$83 juta selama lima tahun mendukung pendidikan dasar di negeri ini. 

"Kami juga menyediakan dana US$20 juta untuk mendukung pendidikan pascasarjana bagi para pelajar asal Indonesia di Amerika Serikat. Kerjasama ini menggambarkan model kemitraan yang menjadi tujuan AS," kata Hillary. 
selain itu, Amerika Serikat (AS) melalui United States Agency for International Development (USAID) memberikan dana hibah 28 juta Dolar AS atau sekitar Rp 266 miliar (nilai tukar Rp 9.500) untuk program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pemberian dana hibah untuk membantu program kesehatan utamanya menurunkan angka kematian ibu saat mnelahirkan. ini justru disampaikan bertepatan dengan kedatangan Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton, ke Indonesia.
Dia pun mengingatkan, dunia telah melihat Indonesia sebagai negara demokratis yang terkemuka di kawasan, selain sebagai demokrasi ketiga terbesar di dunia. Hillary yakin Indonesia akan mendorong demokrasi dan HAM.